“… PERJUANGAN MELAWAN KEKUASAAN adalah PERJUANGAN INGATAN MELAWAN LUPA ..."

ReviewReviewReviewReviewReviewKHALIL GIBRAN tentang INDONESIAJun 7, '07 8:05 PM
for everyone
Category:Other
B A N G S A K A S I H A N

Kasihan bangsa
yang mengenakan pakaian
yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum
yang tidak ia panen,
dan meminum susu
yang ia tidak memerasnya.

Kasihan bangsa
yang menjadikan orang dungu
sebagai pahlawan
dan menganggap penindasan penjajah
sebagai hadiah.

Kasihan bangsa
yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya
ketika tidur,
sementara menyerah padanya
ketika bangun.

Kasihan bangsa
yang tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan
di atas kuburan,
tidak sesumbar
kecuali di reruntuhan,
dan tidak memberontak
kecuali ketika lehernya sudah berada
di antara pedang dan landasan.

Kasihan bangsa
yang negarawannya serigala,
filosofnya gentong nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.

Kasihan bangsa
yang menyambut penguasa barunya
dengan terompet kehormatan,
namun melepasnya dengan cacian,
hanya untuk menyambut penguasa baru lain
dengan terompet lagi.

Kasihan bangsa
yang orang sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu,
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.

Kasihan bangsa
yang terpecah-pecah,
dan masing-masing pecahan
menganggap dirinya sebagai bangsa.

K a h l i l G i b r a n


TANGGAPAN BETA:


…Duh ..

INDONESIA BANGET YA ….

O pujangga besar Libanon …
wahai engkau ya Khalil Gibran ….
Betapa engkau bisa semampu itu menggambarkan negara bangsa beta ini …
Sebegitu memPRIHATINkan ….

Namun kami tidak akan pernah menyerah, …
Kami akan terus berjuang ...
Kendati ajal datang menjemput ….

Kami tidak ingin lagi …
Kami tidak pernah rela lagi …
Kami Bangsa Indonesia bukan Bangsa Kasihan …
Kami bukan bangsa yang harus diKASIHANi seperti untaian kata dalam puisimu ini …

Seperti kata Bung Karno …
Kami BANGSA INDONESIA bukan BANGSA KOELI,
Kami bukan koeli bangsa-bangsa lain …

Agar engkau tahu, wahai pujangga…
Pemimpin bangsa kami bukan Soeharto …

Pemmpin bangsa kami adalah mereka yang pernah menjadi murid HOS Tjokroaminoto ..
Merekalah para pendiri negara bangsa Indonesia ..

Bukan para oportunis seperti yang kau lukiskan …
Bukan seperti Soeharto atau Nasution dsb yang pernah numpang hidup sebagai serdadu penjajah …
Mencari makan sebagai serdadu bayaran KNIL (Koninkliejk Nederland Indische Lager),
Ikut menindas rakyat sependeritaan sesuku sebangsa seagama,
justru ketika pada zamannya para sebaya pemoeda saudara-saudara mereka malah menjadi patriot bangsa,
memilih rela dipenjarakan, dibuang dan dihabisi demi memperjuangkan kemerdekaan rakyat Hindia Belanda ...

Sehingga tak heran sebagaimana tabiat buruk mereka,
yang sejak dini usia telah bersedia menjadi koeli penjajah,
Maka mereka jua lah yang kelaj merampok kepemimpinan sejati rakyat...
dan ketika mereka berkuasa,
mereka jua lah yang menjadi para penjual bangsa negara ini,

Tapi tidak bagi kami ..
Kami BANGSA PEJOEANG
Sekali MERDEKA tetap MERDEKA

tabik
dhia prekasha yoedha



13 CommentsChronological   Reverse   Threaded
adebachtiar wrote on Jun 8, '07
Benar sekali apa yang ditulis Khalil Gibran, tepat. Genius orangnya. Kalau mau melihat keada'an Indonesia, persis seperti yang dia tulis. Salam Kenal Dhia.
glak929697 wrote on Jun 8, '07, edited on Jun 8, '07
Suatu refleksi yg menarik; Olah /Asah "budi" yg menjadi kelebihan manusia dari makhluk lain (binatang) ternyata semakin ditinggalkan; Jaman Edan spt yg dilontarkan oleh Ronggowarsito spt.nya bertaut dgn puisi KG tsb. Manusia (Indonesia) semakin "menggila", meninggalkan fitrahnya & menghanyutkan diri ke dalam ruang-ruang nafsu keduniawian radikal; dgn tanpa sadar mengabaikan ruang cipta-rasa-karsa yg sejatinya merupakan tuntunan luhur Ki Hajar; Kalau tuntunan sendiri sudah dilupakan, apalah artinya mengingat hasil jerih payah para pendiri bangsa ini; Krisis eksistensi yg tersisa.... (Tks Kamerad!)
asianculture wrote on Jun 20, '07
pengagum Khalil Gibran juga yah....ita juga kagum.....genius.....n to the point
myphase wrote on Jul 7, '07
ngurut2 dada mode : ON ... sebegitu parahnya kah? waaaaaaaaaaaa
donnydoncrow wrote on Jul 19, '07
bagus ... bagus .. . pak dhia, saya numpang copy ke blog saya ya puisinya ... danke
difla wrote on Jul 25, '07
bener2 INDONESIA BANGET ya pak dhia...
rajabahak wrote on Sep 5, '07
hahahahahahahahahahahahaa.....
rahakundini wrote on Mar 13
ReviewReviewReviewReviewReview
Kasihan bangsa
yang terpecah-pecah,
dan masing-masing pecahan
menganggap dirinya sebagai bangsa.

O TEMPORA ! O MORES !
eminxsgallery wrote on Mar 19
MERDEKA !!!
bahastra wrote on May 17
baru baca niy puisinya khalil gibran yang ini..........
ada di di buku sang Nabi bukan pak?
indonesia banged.......
liwidiah wrote on May 20
ReviewReviewReviewReviewReview
myphase said
ngurut2 dada mode : ON ... sebegitu parahnya kah? waaaaaaaaaaaa
Kalau di amati dan dibandingin memg kurg lebih kyk begitu... Pujangga Dari Lebanon yg Ditinggal sang terkasih yg Genius Merangkai kata itulah Idolaku !!!
zainalasrory wrote on Jun 6
ReviewReviewReviewReview
ooooo...iyakah
marquee123 wrote on Jun 13
Sio Nyong'e...katong dar sekarang musti sadar samua
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help