“… PERJUANGAN MELAWAN KEKUASAAN adalah PERJUANGAN INGATAN MELAWAN LUPA ..."

dhia_prekasha's posts with tag: . perempuan sendiri

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag . perempuan sendiri
Blog EntryPerempuan Bertualang Sendirian, Jul 9, '08 10:58 PM
for everyone

 

Perempuan Bertualang Sendirian,

Kenapa Takut?

Kompas / Home/Travel/Travel Tips/

TPGIMAGES.COM

http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/07/03/14281991/perempuan.bertualang.sendirian.kenapa.takut

 

Artikel Terkait:

·   Seru Mana, Traveling Sendirian atau Berombongan?

·   Tips Travelling Bersama Anak-anak

·   Tips Bagi Perempuan yang Melancong Sendirian

 

Kamis, 3 Juli 2008 | 14:28 WIB

"Saya keliling dunia sendirian, tanpa partner atau teman, ketika umur saya 30 tahun. Saat merencanakan perjalanan saya berasumsi, saya akan sendirian, akan kerja keras, dan kesepian. Ternyata semuanya salah. Saya temukan, traveling solo atau sendirian sangat berharga. Teman bertambah," tulis Marybeth Bond, perempuan yang jadi pakar internasional di bidang perjalanan, khusus perjalanan perempuan di situs womentraveltips.com.

Bond yang telah menulis sejumlah buku dan ratusan artikel bertema perjalanan, antara lain untuk Oprah Winfrey Show, National Geographic, New York Times, dan Wal Sreet Journal melanjutkan, "Di suatu pantai di Bali, saya minta seorang perempuan Amerika menjaga tas saya selagi saya berenang. Setelah perbincangan singkat, kami jadi berteman dan menjelajahi pulau itu bersama, menyewa sepeda motor berdua agar bisa pergi ke daerah-daerah terpencil yang punya persawahan dalam bentuk terasering, bahkan kami mengubah jadwal penerbangan agar dapat terus traveling bersama."

Pada kesempatan lain, Bond bertemu perempuan Swis dalam penerbangan ke Delhi. Pembicaraan berlanjut, sampai akhirnya mereka berdua menyewa rumah terapung di Kashmir. "Pelayaran itu menyadarkan saya bahwa perempuan dapat berteman dengan mudah ketika dalam perjalanan dan saling percaya," tulisnya.

Nah, jika Anda juga tengah mempertimbangkan untuk melakukan traveling sendiri pada liburan Anda yang akan datang, berikut ini adalah sejumlah tips yang direkomendasikan Marybeth Bond agar perjalanan Anda jadi lebih mudah.

Belilah buku panduan untuk single traveler.

Tempat penginapan, hang outs, dan restoran yang tercantum dalam buku panduan itu akan penuh dengan orang-orang yang berjalan sendiri atau independent traveler. Anda akan punya banyak kesempatan untuk bersua dengan bermacam orang yang mungkin akan menjadi teman jalan sore Anda saat mengubek-ubek Pasar Sukowati di Bali, bersantap bersama, atau barangkali berjalan bersama sehari atau seminggu atau mungkin dapat lebih dari itu.... (Bond bertemu dengan suaminya ketika traveling di Nepal)

Carilah tempat pertemuan para independent travelers.

Beberapa buku panduan (seperti terbitan Lonely Planet) mencantumkan daftar tempat-tempat semacam itu. Banyak kota punya sejumlah lokasi terkenal bagi para independent travelers, mulai dari toko buku, kafe sampai penginapan yang lengkap dengan buletin dan kalender kegiatan atau acara lokal.

Di tempat-tempat seperti itu Anda juga dapat menemukan pilihan tur yang murah, teman seperjalanan, nasihat gatis atau hampir gratis, atau mengikuti pertemuan sosial. Lari pagi dalam kelompok juga dapat membawa Anda berkenalan dengan orang lokal.

Mulailah dengan cerdas.

Walaupun Anda ingin perjalanan yang tidak terstruktur atau terencana, tetaplah pesan jauh-jauh hari penginapan untuk semalam. Harganya mungkin lebih mahal daripada yang Anda anggarkan untuk perjalanan tersebut, namun hal itu setidaknya memudahkan Anda saat turun dari pesawat di sebuah negara asing. Anda tidak perlu lagi sibuk dan capai mencari tempat penginapan.

Hindari potensi bahaya dan perhatian yang tidak diinginkan.

Ancaman bahaya bisa dihindari dengan bersikap diam, jangan melakukan kontak mata, dan cepat menjauh dari sumber masalah. Percayalah selalu pada instink Anda. Jika Anda merasa benar-benar tertanggu, pergilah ke toko atau hotel dan jelaskan bahwa Anda seorang turis dan ada orang yang mengganggu Anda bahwa Anda jadi takut dan tidak tahu bagaimana mengatasi hal itu.

Bertanyalah! Dapatkah mereka membantu dengan menelepon polisi atau menyampaikan kepada orang itu agar tidak lagi mengganggu.

Selalu dianjurkan agar berpakaian secara konservatif sehingga tidak menarik perhatian dan perhatikan bagaimana cara perempaun lokal berpakaian.

Bicara dengan orang asing.

Sejumlah pengalaman perjalanan yang sangat berarti muncul dari undangan tak terduga untuk menemui seseorang, keluarga atau sekelompok orang untuk makan malam, atau suatu kegiatan. Berkomunikasilah dengan perempuan, anak-anak, dan orang-orang yang lebih tua. Jika Anda tidak bisa berbicara bahasa mereka, sebuah senyum selau bisa berbicara lebih banyak.

Wine & Dine Yourself.

Makan sendirian dengan nyaman merupakan keterampilan yang akan dengan cepat Anda bisa pelajari. Pilihlah kafe atau distro yang cukup ramai. Pertimbangan untuk duduk dekat meja pajangan dan perhatikan makanan Anda dipersiapkan. Selagi menunggu, baca atau menulislah. Nikmati memperhatikan orang-orang atau dekorasi ruangan. Sekali lagi, tersenyumlah dan lakuan kontak dengan orang-orang atau pengunjung di sekitar Anda. Percakapan Anda dengan mereka boleh jadi menjadi puncak hari Anda saat itu.

Hindari daerah tujuan yang romantis.

Tanya diri Anda jika sebuah daerah yang hendak dituju sesungguhnya sempurna untuk orang-orang yang sedang berbulan madu. Jika memang demikian, hindari lokasi tersebut (kecuali jika Anda seorang romance voyeur).

Jadi, tunggu apa lagi, beranikan diri dan terjun... coba untuk traveling sendirian, Anda mungkin akan ketagihan. Ingat, lebih baik sendirian dari pada berharap Anda sendirian.


EGP

 

Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

 

lien @ Selasa, 8 Juli 2008 | 23:01 WIB
Saya jg kliling dunia sendirian. Slalu dpt teman2 baru dr sluruh dunia. Pernah ke LN ber-sama2 kakak,suaminya dan teman2nya, malah berakhir berantakan. Janganlah takut, selama kita baik kpd sesama, di negara manapun kita berada,slalu dpt perlakuan sama dan Tuhan slalu melindungi kita.

 

deka @ Kamis, 3 Juli 2008 | 15:59 WIB
sangat bagus, ada anjuran persiapan dini, cara menikmati sesuatu, cara penyelamatan diri, menghargai perbedaan dan adat istiadat setempat serta berpikiran terbuka,dengan tetap berorientasi keselamatan dan kepuasan suatu perjalanan.

 

ensa @ Kamis, 3 Juli 2008 | 14:57 WIB
Ya.. baik wanita atau pria . tidak dapat hidup , beraktivitas sendiri di dunia ini. pasti butuh teman.

 

Posting komentar anda

Nama

Email

Komentar

Security Code

 

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help